Selasa, 22 Desember 2020

surat untuk diriku sendiri 22'12'2020

 Dear diriku sendiri

Terima kasih sudah berjuang hingga bisa berdiri di tempat yang sekarang, lelah, sakit, duka telah kita lewati hari demi hari sampai saat ini. Mungkin sekarang amanah memiliki anak memang belum diberikan Allah kepada kita meski kita telah berjuang kesana-kemari, test ini itu yang menyakitkan dan melelahkan, namun yakinlah bukan karena 1 yang belum diberikan maka nikmat lain terabaikan, nikmat sehat, nikmat berada di lingkungan yang sudah nyaman tidak toxid lagi, menjadikan kita sehat lahir dan batin. Dear diriku kamu hebat, jangan bersedih karena belum menjadi ibu seutuhnya, tetap semangat ada anak" lain yang meski bukan lahir dari rahimmu mereka dititipkan padamu juga, bukankan semuanya hanya titipan, tidak ada perempuan cacat, mandul karena belum dikaruniai anak, lihatlah Aisyah istri nabi, beliau juga tidak dikaruniai anak sampai akhir hayatnya. "Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat: “Tahukah engkau siapakah yang mandul?” Para sahabat menjawab; “Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak”. Lalu Rasulullah bersabda; Orang yang mandul ialah orang yang mempunyai banyak anak, tetapi anak-anaknya tidak memberi manfaat kepadanya sesudah ia meninggal dunia.” (HR. Ahmad)

sehinga wahai diriku sendiri tidak perlu bersedih hati, tetap semangat, tetap mencari ilmu untuk mendidik titipan yang diberikan Allah pada kita yang terbaik. Mari belajar berjuang bersama dengan sabaik-baiknya, semaksimal kita bisa. SEMANGAT.